Jual beli database di internet
Tahun 2006 lalu Priyadi Iman Nurcahyo, seorang praktisi sekaligus pengamat informatika memaparkan di blogsitenya www.priyadi.net seputar kemungkinan penipuan berkedok lowongan kerja. Dari blog beliau terungkap kemungkinan terjadinya penipuan dengan dalih lowongan kerja yang bertujuan mendapatkan database pribadi si pelamar.
Modusnya adalah mencantumkan informasi lowongan pekerjaan dengan kontak melalui surat elektronik. Bagaimana database itu dimanfaatkan? Inilah menariknya, ternyata setiap database yang didapat mempunyai nilai jual, dari mulai 100 – 500 rupiah setiap databasenya, bayangkan jika tiap minggunya didapat 500 database dari setiap surat elektronik! Bahkan Mpoes (nama samaran) salah satu nara sumber kami dapat membuat aplikasi sederhana yang mampu mendapatkan 4500 database segar dengan memanfaatkan internet dalam jangka waktu 1 bulan saja.
Disisi pembeli yang kebanyakan perusahaan, database tadi dimanfaatkan berbeda-beda, bagi perusahaan asuransi dan bank database tersebut dimanfaatkan untuk mencari nasabah, bagi perusahaan pialang dimanfaatkan untuk mencari investor, sedangkan bagi perusahaan outsourcing tenaga kerja dijadikan database referensi bagi klien mereka, dan banyak lagi database tersebut dapat dimanfaatkan. Menariknya lagi ternyata perusahaan tersebut tidak langsung secara resmi membeli database tadi, melainkan melalui oknum pegawainya. Ketika menelusuri perkembangan dari modus dan teknik kolekting dari database tersebut ternyata mengalami perkembangan.
Mpoes memaparkan proses jual beli database tersebut, “Biasanya saya menjual database pada orang yang sudah saya kenal, kalaupun kenal melalui internet saya selidiki dulu orangnya, janjian ketemu 1-2 kali baru saya mulai proses transaksi. Data saya simpan dalam notebook, dan pada saat ketemuan saya transfer kedalam flashdisk si pembeli, ada masa garansi 1 minggu untuk mengecek validitas data misalnya kelengkapan alamat dan nomor telepon, dan saya jarang transaksi langsung melalui internet kalau belum kenal betul, kalau sudah “langganan” sih baru bisa”. Mpoes sendiri juga kerap menjual data pada makelar yang kemudian oleh makelar itu djual kembali data yang diperoleh dari Mpoes kepada orang lain.
Rita (bukan nama sebenarnya) karyawan dari salah satu perusahaan pialang di gedung Bursa Efek Jakarta (BEJ) mengaku mengetahui praktik jual beli database memang marak dikalangan rekan-rekannya, namun ia sendiri memilih sistem “barter” database dengan kenalannya yang karyawan sebuah bank swasta di Jakarta. “Lebih enak kalau barter dengan orang bank, apalagi kalau yang dikasih data nasabah kartu kredit, kan lebih pasti jumlah kekayaannya” ujar Rita. Menurut Rita perusahaannya memang mematok target untuk mendapatkan calon investor yang ingin menanamkan modal minimal 100juta rupiah.
Selain dari database nasabah kartu kredit bank, Rita juga terkadang membeli database pembelian apartment dari “orang dalam” perusahaan properti. “Memang lebih mahal ketimbang membeli database di internet yang hanya berkisar 100 – 500 rupiah per data, namun akurasinya cukup memuaskan karena rata-rata yang beli apartment kan orang berduit,” tambah Rita yang mengaku pernah membeli database pembelian apartemen senilai 2000 rupiah per data. Database yang dijual di internet dalam segi kuantitas memang lebih banyak, sekali lepas bisa mencapai 3000-5000 database setiap bulan.
Lain halnya dengan Helmi (bukan nama sebenarnya) yang juga karyawan dari salah satu perusahaan pialang di BEJ, Helmi mengaku lebih cenderung membeli database di internet, karena dari segi kuantitas lebih banyak, murah, datanya segar, dan jika ada yang tidak terpakai bisa ia jual lagi senilai dua kali lipat dari harga aslinya. Biasanya sekali membeli database Helmi mengeluarkan kocek hingga 500.000 rupiah untuk 5000 data. “Biasanya kalau ada data yang udah nggak kepake lagi saya jual lagi ke kenalan saya,” ujar Helmi yang juga sering menjual kembali database yang dimilikinya kepada marketing perusahaan telekomunikasi dan perusahaan tv kabel asal Malaysia.
“Kadang saya jual lebih mahal, bisa sampai dua kali lipat, tergantung negonya aja,” tukas Helmi yang juga pernah menggunakan jasa dari Mpoes. “Bung Mpoes selain menjual database ia juga menjual aplikasinya yang siap pakai, biasanya aplikasinya saya beli senilai 100ribu sudah mendapat panduan dan tinggal digunakan” ujar Helmi. Sedangkan menurut Mpoes aplikasi yang dimaksud Helmi adalah berbentuk formulir online, website palsu, beserta data email target database. “Biasanya saya hanya dapat data emailnya saja, lalu untuk urusan “menjebak” ya pinter-pinternya pengguna,” tukas Mpoes menjelaskan sekilas mengenai aplikasi yang pernah ia buat untuk Helmi. “Biasanya calon korban terjebak pada tawaran-tawaran barang gratis, partisipasi lelang gratis, barang murah termasuk properti dan otomotif, voucher makan, liburan gratis, hingga seks gratis juga banyak yang terjebak untuk mendapatkannya, ya pokoknya tergantung si penjebaknya lah, kreatif aja, saya kan cuma buat aplikasinya aja,” tukas Mpoes sambil terkekeh.
Dari penuturan Mpoes terlihat bahwa modus penipuan untuk mendapatkan database ini telah berkembang secara teknis sehingga lebih kamuflatif. Menurut Mpoes sebenarnya kasus semacam ini kerap terjadi bukan berarti tingkat pengetahuan orang Indonesia terhadap hal-hal ini kurang “diluar negeri malah lebih banyak jumlahnya yang tertipu hal seperti ini, makanya kalo ada orang bule yang coba menipu orang Indonesia dengan cara mengirim email konfirmasi pemenang undian berhadiah gadungan saya suka heran, bukannya orang-orang disana lebih bloon dan kaya, kenapa pasang target orang Indonesia yang intuisinya cenderung lebih terasah” tambah Mpoes yang bekerja sebagai Product Development pada salah satu perusahaan swasta di Jakarta.
Kembali pada masalah kasus scam melalui iklan lowongan dikoran, Mpoes mengatakan bahwa metode seperti itu sebenarnya sudah hampir tidak kamuflatif “coba masa ada lowongan untuk posisi asisten manajer tapi minimal lulusan SMA, agak kurang masuk akal deh mengingat di Indonesia “diskriminasi akademis” dalam hal rekrutmen tenaga kerja masih melekat, selain itu penggunaan alamat email yang menggunakan jasa email gratis seperti Yahoo atau Gmail terlihat perusahaannya kurang bonafid, hari gini belum punya akun email domain sendiri?” tambah Mpoes yang juga lulusan Hubungan Internasional pada salah satu universitas swasta di Jakarta dan pernah tinggal di Perancis selama tiga tahun.
Perusahaan jujur yang mencantumkan akun email gratis seperti Yahoo atau Gmail sebagai kontak HRDnya sebenarnya ada beberapa kemungkinan; pertama tidak memiliki mail server sendiri, kedua, memiliki mail server cuma malas mengurusi trafik yang akan masuk dan takut jadi sasaran spam, padahal jika mereka mau bisa saja menggunakan jasa mail server gratis dari Gmail untuk domain mereka,” ujar Mpoes ketika ditanya kemungkinan ada tidaknya perusahaan yang memang murni hendak mencari karyawan melalui kontak akun email gratis.
Catatan: Tulisan saya ini juga dimuat di majalah Imagine edisi November 2007 Versi majalah Imaginenya juga dapat diakses di www.majalahimagine.com
Download Contoh Formulir Phising:
Artikel yang mungkin terkait:
Sharing ke Twitter




ada yang mau tuker database
Hi,
I want to buy the following databases:
Consumer data for Indonesia (1,00,000 records) – Emails are mandatory.
B2B database for Indonesia (1,00,000 records) – Emails are mandatory.
12,000 Doctors from different specialities (Name, age, gender, address, mobile number, email id, Speciality field, hospital name, experience)
4,000 Nurses (Name, age, gender, address, mobile number, email id, Speciality field/department, hospital name, experience)
4,000 supporting staff and patients (Name, age, gender, address, mobile number, email id, Department, hospital name, experience) and for patients (Name, age, gender, address, mobile number, email id, disease, hospital name)
Please let me know the avalability and price for the same with the sample in the following format.
Please provide us the sample (50 records) for every database mentioned above. Email ids are mandatory for every record.
Thanks,
Arti
jual database….buat yg minat email ke
indz_12@yahoo.com…harga ny murah kalo ambil data banyak….thx
DATA LUAR JABODETABEK (18 RIBU) DATA
HUB… 98866348
bagi yang mau tukeran database bisa email saya , saya punya 1000 data nasabah dengan deposito di atas 300 juta dari bank asing
bwt temen yg punya data base bagus …lansung ke email saya .tq
ini email sy : rhaka_99@yahoo.com
perlu database kartu kredit (jabodetabek)
@antony: g ada database kartu kredit ni, tukeran yu…
yang mau tuker database bisa email ke ayuhendi@yahoo.com
BOLEH BARTER DEH TAPI MINIMAL 200.000 NAMA UNTUK JAKARTA
DAN 20.000 NAMA UNTUK LUAR KOTA yang serius dan punya datanya mau barter silahkan kirim respond ke gw di : itec_powercos@yahoo.com
@Rudy: boleh tuh kita barter data. btw gimana cara kita ketemuan tuk barter database.
Gw punya Database CC tp cuma 1700 wilayah jabodetabek.
gw butuh barteran yg diwilayah jabodetabek.
Jual / Beli / Barter, database Pemilik Kartu kredit Jabotabek……
Atau Data Mateng….Lengkap KTP & CC & NPWP
Owner, Classic, Gold, Platinum….
Dari semua bank ….
Garansi…..uang kembali….!!!
Only SMS: 0838 92005244 ( Cibay )
@anton: Saya tertarik untuk beli databasenya, hubungi saya di 021 919 77 666 atau 0813 9977 6005 email taufik@picsinterior.com
@rhaka santoso: Saya berminat untuk databasenya, hubungi saya di 021 919 77 666 / 0813 9977 6005, email taufik@picsinterior.com
Yang mau jual fresh database, bisa hubungi saya melalui email taufik@picsinterior.com
Apabila punya database yang beli property (rumah,apartement, ruko dll) lebih baik.
Hubungi saya di 021 919 77 666
Thanks
maaf ya saya baru dengan hal jual beli database seperti ini cara transaksinya gimana…..
saya mau beli database…yang punya bisa email saya di donald_handel@yahoo.com
@anton:
at ALL:
BELI / BARTER database yg FRESH & VALID Untuk Database customer (DATA JAKARTA) orang kaya, punya deposito diatas 300jt, owner/GM/head or something. Intinya customer yg punya prospek.
Bs email saya di rikz_unfamouz@hotmail.com / esia 965-100-41.
Thankyou,rikky.
@David:
ikutan dong, gw ada data tp gak banyak nich…….paling2 3000-an data…
@anton: saya mau dnk mas..kalo bisa nasabah sekuritas ipot ada gak?tolong kabarin saya ke 021 912 35 192
saya ada data nasabah pembeli berlian dan nasabah prioritas terbaru 2010, ada 25 ribu database, ada juga data nasabah deposito tahun 2009, beli borongan harganya murah meriah,
mauu ???
silahkan call or sms leeazri 085697304933
@CIBAY…: mas..mau donk barter database ny..kok num hape ny gak bisa di hubungi??
@leeazri: oke.. saya mau.. barter atau beli databasenya, saya di samarinda.. 085250652652 RION JULES SASMITA
@anton: alamat email nya mana mas??
saya ad data deposito di atas 300 juta dari bank asing yang mau beli ato barter bisa hub 081905116719 data ini saya peroleh dari customer service bank tersebut ato kirim email ke ayuhendi@yahoo.com
saya ad data deposito di atas 300 juta dari dari bank lokal dan bank asing yang mau beli ato barter bisa hub ato sms ke no 081905116719 data ini saya peroleh dari customer service bank tersebut ato kirim email ke ayuhendi@yahoo.com
@anton: saya mau ikutan nimbrung untuk jual/ beli/ barter data base, tapi kalau bisa saya minta data base area Jawa Tengah (Yogyakarta, Pekalongan, Magelang, Solo Dan Semarang.
Tapi saya cuma punya 100.000 data base pemegang Gold Platinum.
saya ada databse sekitar 20.000 an(daerah jateng) bisa gak kita barteran…serius bgt,sy tggu respon nya thx(andi 0271 5810242)
aku butuh database daerah bali,klo da yng punya plissss tolong infonya ya……… aku tunggu informasi databasenya……
klo ada yang punya database nasabah prioritas/deposan wilayah bali call/sms k 08980325999 pliissss tolong ya……
kalo ada yg mau jual data nasabah CC jawa timur hub saya ok pren
0857-43137475
ditunggu kerjasama nya.
ada???
bs tkar??
@nurul: To: Nurul
Hub : 083892005244 ( Cibay )
TQ
gue lagi nyari data base nasabah prioritas yg valid and dari bank asing.
tolong segera hubungi gue.
sy minat bgt utk beli databasenya…tlng no hpnya pak biar lgs bs kontak…( 0271 9125860/5810242)
buat teman teman yang butuh database CC wilayah JABODETABEK bisa hub saya. saya ada 200.ribu lebih data CC gold sama platinum
hubungi saya lewat email abdra_kusuma@yahoo.com.
saya tunggu…………
kalau teman teman punya data banyak juga bisa barther kok,
tapi khusus gold+platinum ya
Tukeran database yuk, saya ada 64.000 database kartu kredit, YM / email : abproperti@yahoo.com
@Fera: berapa nmr hp yang bisa dihubungi Booss
Halo, please email me bagi yg mempunyai database valid untuk wilayah Jakarta untuk nasabah prioritas atau deposan min 300 jt ke atas.
Ditunggu segera
Trims
Clarisse
database murah, dishere per 2000 nama. khusus area Jatim. berminat hubungi 08511380376
gue ada data base kartu kredit dari bank,, klo mau tukeran contact gue aja,,
gue domisili bandung (bandung only)
085723661047
@rhaka santoso: saya punya data 2jt nama dari pemengang CC dan deposito dari yg 40jt – 1m+++. Kalau anda minat bisa hub: saya di 021-93663077.thx