Jakarta Under Attack “Again”
Begitulah bunyi heading (tanpa kata “Again” pada jurnal banjir Jakarta yang ikut saya susun di tahun 2002 silam bersama kawan saya Hafri R. Ketika itu di kampus saya kelompok mahasiswa pencinta alam yang tergabung dalam HIMPALA UNAS mempelopori gerakan penggalangan bantuan dan distribusinya di Jakarta. Prihatin dengan kurang pekanya atau lambatnya? instansi terkait dalam menangani efek dari pasca bencana saat itu mendorong HIMPALA UNAS yang dikomandoi oleh Hasto GK yang saat itu menjabat Ketua Umum serta kemudian dibantu oleh seluruh elemen di Universitas Nasional.
Aksi tersebut terbukti efektif, meskipun dengan segala keterbatasan sumber dayanya tidak dapat menjangkau seluruh wilayah bencana, namun setidaknya telah berhasil menyemangati seluruh elemen masyarakat non pemerintah untuk ikut membantu masyarakat korban banjir saat itu.
Itu cerita 5 tahun silam, baru berselang beberapa hari lalu di bulan November 2007 ini Jakarta kembali diserang musuh bebuyutannya ini. Agaknya mungkin karena telah terbiasa atau efek banjir kali ini tidak sedashyat sebelumnya, maka pada “kunjungan” banjir kali ini masyarakat tidak terlalu responsif. Padahal bencana banjir ini beberapa tahun silam sempat menjadi berita dunia internasional karena turut menyerang Istana Negara di Jakarta.
Para demonstran dan aktifis saja diancam tembak ditempat jika mendekati 5 meter dari pagar Istana, namun nampaknya Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) ikut dibuat tak berkutik dengan serangan banjir beberapa tahun silam ? Paling hanya media massa yang setia mengulas “kunjungan” banjir kali ini. DKI 1 (baca: Gubernur DKI) sendiri telah menyatakan angkat tangan untuk mengahdapi banjir kali ini seraya berjanji untuk tahun depan tidak angkat tangan lagi karena proyek banjir kanal yang sebenarnya telah digagas berpuluh puluh tahun lalu oleh seorang arsitek asal Belanda telah mulai dibangun. Sementara itu DKI 1 patut merasa lega karena warga DKI nampaknya sudah mulai terbiasa dengan bencana banjir ini. Mungkin pasrah? mungkin terbiasa? Memang luar biasa warga DKI ini…
Artikel yang mungkin terkait:
Sharing ke Twitter



