Monthly archive for April 2007

Bisnis Warnet & Game Online

Bisnis Warnet & Game Online? kenapa nggak? tapi hati-hati.. salah perhitungan bukannya untung malah buntung..Banyak faktor yang harus diperhatikan seperti; lokasi, kenyamanan ruangan, kenyamanan kecepatan, serta biaya operasional bulanan… berikut adalah gambaran kasar modal untuk membuka warnet dan game online.

1. Warnet Buka 18 Jam/hari

Server Warnet:
Intel Pentium IV 3.0Ghz HyperThread, Visipro1024 MB ddr PC 3200-Dual Channel, Geforce Ultimate Edition 128MB, Seagate 80 GB SATA HDD, DVD RW, Floppy, USB Card Reader, USB Bluetooth, Casing Simbadda, Mouse + Keyboard Optical, Monitor SPC 17’
Rp. 5.800.000

Alternatif:
Intel Pentium IV 3.0Ghz HT, Visipro 512 MB ddr PC 3200, Geforce 440 128MB, Seagate 80 GB SATA HDD, DVD Rom, Floppy, USB Bluetooth, Casing Simbadda, Mouse + Keyboard Optical, Monitor SPC 17’
Rp. 5.128.000

CPU Clients Warnet:
Pentium 3 – 700, RAM 128, Hard Disk 15 GB, CD ROM, VGA AGP 16 MB, Sound Card, Floppy, Casing ATX Baru (tidak bisa terpisah), monitor 15″ @Rp. 1.050.000
Warnet 5 PC : 5 X 1.050.000 = Rp. 5.250.000

Software (original )
OS Windows Server Rp. 1.200.000
OS Clients Windows XP Home Rp. 775.000 X 4 = Rp. 3.100.000
Software Billing Rp. 650.000
(ket. Jika menggunakan Linux biaya bisa ditekan hingga 90%)

Biaya Setup Koneksi Warnet:
Setup Server Rp. 300.000
Setup & Instalasi 4 titik Rp. 600.000

1 Switch 4 Port @ Rp. 167.000 Rp. 167.000
50 m kabel UTP 5E @ Rp. 4.000 Rp. 200.000
Rp. 1.267.000

TOTAL INVESTASI INFRASTRUKTUR:
Rp. 5.128.000 + Rp. 1.200.000 + Rp. 5.250.000 + Rp. 3.100.000 + Rp. 1.267.000 :
Rp. 15.945.000

Biaya Operasional:
ADSL Unlimited Warnet, Rp. 1.750.000/bulan atau
Fastnet Internet Cable up to 3Mbps, Rp. 1.195.000/bulan
1 orang operator Rp. 1.000.000/bulan
Tagihan Listrik:Rp. 300.000/bulan
Sewa Tempat: Rp. 1.000.000/bulan
TOTAL Biaya Operasional Bulanan (ADSL):
1.750.000 + 1.000.000 + 300.000 + 1.000.000= Rp. 4.050.000
TOTAL alternatif Biaya Operasional Bulanan (Cable):
1.195.000 + 1.000.000 + 300.000 + 1.000.000= Rp. 3.495.000

TOTAL Proyeksi Pendapatan Bulanan jika tarif Rp. 4000/jam (ADSL):
5 PC warnet X 18 jam X 26 hari X Rp. 4.000 = Rp. 9.360.000
9.360.000 – 4.050.000 = Rp. 5.310.000
TOTAL Proyeksi Pendapatan Bulanan jika tarif Rp. 4000/jam (Cable):
5 PC warnet X 18 jam X 26 hari X Rp. 4.000 = Rp. 9.360.000
9.360.000 – 3.495.000 = Rp. 5.865.000

Selesai untuk itung2xan warnet….

2. Game Online Buka 24 Jam/hari

Server Game Online:
Intel Pentium IV 3.0Ghz HyperThread, Visipro1024 MB ddr PC 3200-Dual Channel, Geforce Ultimate Edition 128MB, Seagate 80 GB SATA HDD, DVD RW, Floppy, USB Card Reader, USB Bluetooth, Casing Simbadda, Mouse + Keyboard Optical, Monitor SPC 17’
Rp. 5.800.000

CPU Clients Game Online:
AMD Athlon 64bit, 3000+, Memory 512MB DDR PC3200, Graphic Card 128MB ati radeon 9550, HDD 80 GB, CD Rom, Case ATX Mini Tower, Keyboard & Mouse Monitor GTC 17″Perfect Flat
Rp. 4.300.000
10 PC Client Game Online:10 X 4.300.000 = Rp. 43.000.000

Biaya Setup Game Online:
Setup Server Rp. 300.000
Setup & Instalasi 10 titik Rp. 1.500.000
Setup game Rp. 100.000
1 Switch 16 port 10/100 Rp. 420.000
30 m kabel UTP 5E @ Rp. 4.000 Rp. 120.000+
Rp. 2.440.000

Biaya Operasional Bulanan:
Koneksi Server Wireless Paket Game Online Rp. 3.000.000/bulan
Operator 2 Orang Operator @Rp. 1.000.000/bulan = Rp. 2.000.000/bulan
Tagihan Listrik Rp. 300.000/Bulan
Sewa tempat Rp 1.000.000/bulan

Total Biaya Operasional Bulanan:
3.000.000 + 2.000.000 + 300.000 = Rp. 5.300.000

Total Proyeksi Pendapatan Bulanan
(2 paket: Paket Regular dan Hemat):
10 PC Game Online X 12 jam X 26 hari X Rp. 3.500 = Rp. 10.920.000
10 PC Game Online X 6 jam X 26 hari X Rp. 1.500 = Rp. 2.340.000

10.920.000 + 2.340.000 = Rp. 13.260.000

13.260.000 – 5.300.000 = Rp. 7.960.000

Nah.. lumayan pusing yaa… :P
itu baru estimasi loh… banyak faktornya nanti seperti;
hari libur, sepi pengunjung dll

Politik Daging Sapi

sapiPak Giyono supir keluarga tetangga saya membawa cerita baru sepulangnya dari pulang kampung. Saya memang sering ngobrol dengan Pak Giyono yang semasa mudanya dulu menjadi supir truk angkutan Sumatera – Jawa, kalau lelaki paruh baya itu bercerita seru sekali.


BACA SELENGKAPNYA…

LEMAH SYAHWAT

limau jahe madu telur

Gejala:
Gejala umum lemah syahwat adalah hilangnya gairah ketika hendak melakukan hubungan suami – istri. Namun tak jarang juga disebabkan oleh faktor psikologis

Penyebab:
Tidak normalnya fungsi pembuluh darah dan syaraf, serta beberapa dapat disebabkan faktor psikologis atau trauma. Jika disebabkan oleh faktor psikologis atau trauma, maka obat ini tidak begitu berpengaruh.

BACA SELENGKAPNYA…

Indonesia Surganya Barang Bajakan

Updated: 02 Januari 2008 (Daftar 5 Besar Negara Terbanyak Kasus Pembajakan)

guru

Abi teman saya yang sedang menjalani studi di Jerman sering mempromosikan kepada teman-temannya disana bahwa di Indonesia, Jakarta, kawasan Glodok dan Mangga dua tepatnya, sebagai surga bagi piranti lunak / software komputer bajakan. Namun faktanya ternyata barang bajakan bukan hanya software saja yang marak di Indonesia, CD, DVD, Film / musik, handphone, serta beragam perangkat elektronik lainnya seperti TV, VCD/DVD player pun juga masuk dalam daftar barang bajakan yang beredar di Indonesia.

BACA SELENGKAPNYA…

Indonesia, surganya barang bajakan…. (Updated)

Abi teman saya yang sedang menjalani studi di Jerman sering mempromosikan kepada teman-temannya disana bahwa di Indonesia, Jakarta, kawasan Glodok dan Mangga dua tepatnya, sebagai surga bagi piranti lunak / software komputer bajakan. Namun faktanya ternyata barang bajakan bukan hanya software saja yang marak di Indonesia, CD, DVD, Film / musik, handphone, serta beragam perangkat elektronik lainnya seperti TV, VCD/DVD player pun juga masuk dalam daftar barang bajakan yang beredar di Indonesia.

 

Bahkan kabarnya perangkat blu ray akan menyusul jadi sasaran pembajakan. Lokasinya pun tak hanya di kawasan Glodok dan Mangga Dua saja, namun hingga ke emperan-emperan jalan atau yang kerap disebut “Mall Jongkok”. Untuk barang elektronik, RRC (Republik Rakyat Cina) menjadi produsen sekaligus eksportir penyumbang terbesar ke Indonesia.

 

Terdapat pemilahan antara barang bajakan murni dengan barang “aspal”, dan barang “hampir” bajakan. Nah uniknya adalah barang “hampir” bajakan, ciri-cirinya adalah menggunakan logo yang sangat mirip, namun namanya di”belokkan” sedikit. Misalnya merk “Motorola” menjadi “Modorola” merk “Sony” menjadi “Soni”, “Toshiba” menjadi “Tashiba”, “Samsung” menjadi “Samseng” dan lainnya. Jika dilihat sepintas maka kita tidak akan mengira. Jika ditelusuri memang kasus pembajakan hak cipta tidak hanya terjadi di Indonesia, namun dapat dikatakan bahwa sebaran distribusi barang bajakan di Indonesia merupakan salah satu yang terbesar di dunia.

 

Faktor ekonomi atau daya beli masyarakat mungkin salah satunya, namun selain itu pembajakan memang sudah hampir menjadi budaya di Indonesia. Kita ambil contoh Budi teman saya, anak seorang pengusaha karoseri sukses di Indonesia yang jumlah uang sakunya setiap bulan kira-kira setara dengan total gaji perbulan 15 orang guru honorer kerap membeli barang bajakan seperti CD musik dan DVD film. Apakah masih bisa dikatakan faktor ekonomi yang menyebabkan maraknya pembajakan? Mungkin ya pada awalnya, namun karena terjadi terus menerus maka perlahan telah mengakar menjadi embrio budaya bangsa kita ini.

 

Khusus untuk piranti lunak / software komputer bajakan, untuk yang satu ini saya sendiri mengakui masih menggunakan software bajakan di komputer saya :D , tanpa bermaksud berkilah atau berdalih, namun memang kemampuan beli saya terhadap software original belum memadai. Kalau saya hitung-hitung maka untuk pembelian seluruh software dikomputer saya maka dapat menghabiskan biaya sekitar 8 juta rupiah termasuk sistem operasi, aplikasi office, aplikasi pengolah database, pengolah gambar, aplikasi networking, serta aplikasi pengolah audio dan video.

 

Itu pun mungkin 1-2 tahun lagi sudah harus saya update dan membeli lagi versi barunya, dan dari semua aplikasi tersebut hanya aplikasi web developing yang orisinil (itu pun beli bekas/second) dan memang saya gunakan untuk tujuan komersial, itu pun dengan biaya yang sangat minim.

 

Ada pernyataan diplomatis dan bijak dari CEO Adobe inc. ketika ditanya pendapatnya tentang maraknya pembajakan terhadap software Adobe Photoshop “Selama digunakan bukan untuk kepentingan komersial, maka menggunakan software kami versi bajakan tidak masalah, namun tentunya anda harus membeli yang original jika anda menggunakannya untuk kepentingan komersial”.

 

Tambahan lagi sungguh menarik hasil survey dari pusat download dan info please, mereka mengadakan polling/jajak pendapat mengenai “apakah anda menggunakan program/software bajakan? ” dan hasil survey teratas adalah menjawab; “Ya, karena software original mahal, kalau murah maka saya akan menggunakan software original” alangkah melegakannya hasil survey tersebut, kenapa? karena mengindikasikan bahwa bangsa kita sebenarnya menghargai hak cipta orang lain, namun faktor kemampuan beli tadi yang menjadi kendala.

 

Namun walau bagaimanapun secara legal formal saya, kamu, anda, kalian tetap salah menggunakan software bajakan. Memang saya sependapat dengan hasil survey tadi; “KALAU MURAH PASTI SAYA BELI YANG ORIGINAL” dan pernyataan CEO Adobe Inc.; “TENTUNYA ANDA HARUS MENGGUNAKAN SOFTWARE ORIGINAL JIKA DIGUNAKAN UNTUK KEPENTINGAN KOMERSIAL”.

 Peta pembajakan dunia

Urutan 5 besar tahun 2007:

1. Indonesia
2. Nigeria
3. Somalia
4. Bangladesh
5. India

Sumber: http://www.icc-ccs.org


-->